teknologi pembelajaran

 

LAPORAN MAKALAH TEKNOLOGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI MENGENAI RANAH RANCANGAN (DESIGN) PEMBELAJARAN

 

Oleh:

HENDRA SETIAWAN

107711407016

 

 

 

 

 

 

FAKULTAS  ILMU  KEOLAHRAGAAN

JURUSAN PENDIDKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

DESEMBER 2008

 

 

KATA  PENGANTAR

Penulis mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga laporan yang di buat mengenai Ranah Rancangan (Design) ini dapat penulis selesaikan peyusunannya.Dan laporan ini dibuat untuk mengisi tugas mata kuliah teknologi pembelajaran pendidikan jasmani  yang dibina oleh bapak Wasis Djoko Dwiyogo.

Namun demikian,penulis yakin bahwa laporan ini banyak kekurangan di dalam proses penysunannya.Untuk itu,penulis memngharapkan kritik dan saran dari berbagai pihak demi penyempurnaan laporan ini.Selain itu,penulis berharap laporan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembaca.

Akhir kata,penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian laporan ini.Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa dan mahasiswi,serta pembaca pada umumnya.

 

 

 

 

 

Malang, 20 Desember 2008

 

 

Penulis

 

 

 

DAFTAR ISI

 

Kata pengantar………………………………………………………………………i

Daftar isi………………………………………………………………………………………………………ii

Bab I  Pendahuluan ………………………………………………………………..1

1.1  Latar Belakang………………………………………………………….1

1.2  Rumusan Masalah……………………………………………………….2

1.3  Tujuan…………………………………………………………………..2

 

Bab II Pembahasan ………………………………………………………….……3

2.1 Ranah Rancangan ………………………………………………….….3

2.1.1 Rancangan sistem pembelajaran..…………………..…………….….4

2.1.2 Rancangan pesan………………………………………………….…4

2.1.3 Strategi pembelajaran…………………………………………….….5

2.1.4 Karakteristik pebelajar………………………………………………5

 

Bab III Penutup…………………………………………………………………..6

3.1 Kesimpulan ………………………………………………………….6

Daftar pustaka…………………………………………………………………..7

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Ranah rancangan berasal dari psikologi pembelajaran.Sistem pembelajarannya diperkenalkan oleh Jim Finn dan Leonard Silvern.Sistem pembelajaran sendiri mempunyai arti sendiri yaitu proses pengembangan pembelajaran ( Intructional development process) yang digunakan di sekolah tinggi pada tahun 1970-an (Gustafson dan Bratton,1984).

Akar psikologi pembelajaran merupakan aplikasi teori minat dalam rancangan pesan  juga berkembang selama dasawarsa 1960-an dan awal 1970-an.Rancangan merupakan proses mengspesifikasi kondisi-kondisi untuk belajar.Tujuan rancangan ini ialah untuk menciptakan strategi dan produk pada level makro, seperti program dan kurikulum, dan pada level mikro, seperti satuan pelajaran dan modul.Penekanannya pada kondisi untuk belajar dan bukannya pada komponen-komponen sistem pembelajaran. Oleh karena itu ruang lingkup rancangan pembelajaran di perlukan dari sumber belajar dan komponen sistem sercara individual pada pertimbangan sistemis dan lingkungan.Ranah rancangan sedikitnya mencakup empat kawasan teori dan praktek.

Rancangan sistem pembelajaran prosedur yang terorganisir yang mencakup langkah-langkah menganalisis, marancang, mengembangkan, melaksanakan dan menilai pembelajaran.Ciri khas dari rancangan ini adalah bahwa semua langkah harus di lengkapi untuk dapat berfungsi masing-masing komponen sebagai pengontrol dan penyeimbang satu sama lain.

Rancangan pesan mencakup spesifikasi bentuk fisik pesan yang dimaksudkan untuk berkomunikasi antara pengirim dan penerima pesan.Strategi pembelajarannya adalah spesifikasi untuk menyeleksi dan mengurutkan peristiwa dan kegiatan dalam sebuah pembelajaran.

 

1.2 Rumusan masalah

  1. Apakah yang di maksud dengan ranah rancangan?
  2. Apa sajakah ruang lingkup rananh rancangan pembelajaran?

1.3 Tujuan

  1. Mengetahui apa yang di maksud dengan ranah rancangan
  2. Mengetahui ruang lingkup ranah rancangan pembelajaran

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Ranah Rancangan (Design)

Secara parsial, ranah rancangan berasal dari psikologi pembelajaran. Dalam hal ini terdapat beberapa katalis  : (1) Artikel yang ditulis B. F. Skinner  tahun 1954 tentang  “The Science of Learning and the Art of Teaching” dan teorinya tentang pembelajaran berprogama (programmed instruction); (2) Buku yang ditulis Herbert Simon tahun 1969 tentang The Science of the Artifical yang membahas karakteristik umum ilmu rancangan secara normatif; dan(3)  Pendirian pusat-pusat rancangan materi dan program pembelajaran yang berakar dari ranah rancangan dihasilkan dalam asosiasi di Pittsburgh.

Sistem pembelajaran  Diperkenalkan oleh  Jim Finn & Leonard. Pendekatan system mengarah pada gerakan rancangan sistem pembelajaran sebagaimana dicontohkan oleh  proses pengembangan pembelajaran(Instructional develomment process).

Ranah adalah suatu kompleks, yang mencakup berbagai metode prosedural, model konseptual, teori. Rancangan merupakan proses menspesifikasi kondisi-kondisi untuk belajar. Tujuan rangsangan ialah untuk menciptakan strategi dan produk pada level makro, seperti program dan kurikulum, dan pada level mikro seperti satuan pelajar dan modul. Definisi ini ini sesuai sesuai dengan definisi rancangan yang mengacu pada penciptaan spesifikasi. Definisi itu berbeda dengan definisi terdahulu dalam penekanannya pada kondisi untuk belajar, bukan pada komponen system pembelajaran.

RANAH RANCANGAN

Mencakup 4 Kawasan Teori & Praktek :

  1. Rancangan sistem pembelajaran (Instructional Systems Design)
  2. Rancangan pesan (Message Design)
  3. Strategi pembelajaran (Instructional Strategies)
  4. Karakteristik pebelajar (Learner Characteristics)

2.1.1 Rancangan Sistem Pembelajaran

Rancangan system pembelajaran  merupakan prosedur  terorganisir yang mencakup langkah-langkah mengnalisis, merancang, mengembangkan, melaksanakan dan menilai pembelajaran. Langkah-langkah ini, dalam setiap poses memiliki dasar yang terpisah dalam teori maupun praktek seperti halnya pada proses ISD (Instructional system design) secara keseluruhan. Dalam pengutaraannya yang lebih sederhana adalah sebagai berikut :

1. Menganalisis adalah mengidentifikasi apa yang dipelajari

2. Merancang adalah menspesifikasi proses  dan produk

3. Mengembangkan adalah memandu & menghasilkan materi pembelajaran

4. Melaksanakan adalah menggunakan materi & strategi dalam konteks

5. Menilai adalah menentukan kesesuaian pembelajaran

Pada umumnya ISD bersifat linier & memuat prosedur iteratif yang menghendaki kejelian dan konsistensi. Ciri khas rancangannya  bahwa semua langkah dilengkapi untuk dapat berfungsi pada setiap komponen sebagai pengontrol & penyeimbang sama lain.

2.1.2 Rancangan Pesan

Rancangan pesan melibatkan perencanaan untuk mengatur bentuk fisik pesan itu. Rancangan pesan mencakup spesifikasi bentuk fisik untuk berkomunikasi antara pengirim & penerima pesan. Seoarang tokoh yaitu Fleming dan Levie membatasi pesan ke dalam pola sinyal atau simbol yang memodifikasi perilaku kognitif, afektif, psikomotor. Rancangan pesan lebih banyak berhubungan dengan audiovisual, urutan penyajian, halaman, dan layar. Karakteristik lain rancangan pesan ialah bahwa rancangan haruslah bersifat spesifisik baik dalam medianya maupun dalam tugas belajarnya. Hal ini berarti bahwa prinsip-prinsip rancangan pesan akan berbeda, tergantung pada apakah medianya bersifat statis, dinamis atau panduan keduanya (misalnya foto, film, atau grafis pada computer), dan apakah tugasnya melibatkan pembentukan konsep atau sikap, ketrampialn atau pengembang stategi belajar dan upaya mengingat.

 

 

2.1.3 Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi dan  mengurutkan peristiwa & kegiatan dalam sebuah pembelajaran. Penelitian mengenai strategi pembelajaran memberikan kontribusi pada pengetahuan tentang komponen-komponen pembelajaran. Seorang perancang menggunakan teori/strategi pembelajaran segagai prinsip pembelajaran. Secara khas, srategi pembelajaran berinteraksi dengan situasi belajar(learning situation). Situasi belajar ini sering dideskripsikan sebagai model pembelajaran. Model pembelajaran dan strategi pembelajaran perlu melaksanakan model yang berbeda bergantung pada situasi yang dikehendaki. Teori strategis pembelajaran mencakup situasi belajar, seperti belajar situasional atau belajar  induktif dan komponen-komponen proses mengajar dan belajar, seperti motivasi dan elaborasi.

2.1.4 Karakteristik Pembelajar

Karakteristik adalah bagian-bagian pengamalan pebelajar yang berpengaruh pada efektivitas proses pebelajar yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagian pribadi pebelajar untuk keperluan rancangan penelitian. Kawasan karakteristik pebelajar menggunakan penelitian motivasi untuk mengidentifikasi variabel. Oleh karena itu karakteristik pebelajar berpengaruh pada komponen pembelajaran yang dikaji melalui strategi pembelajaran. Karakteristik itu berinteraksi tidak saja dengan strategi tetapi juga dengan situasi atau konteks dan isinya.

Kecenderungan & Isu Rancangan. Kecenderungan & Isu Rancangan mengelompok di seputar pemanfaatan model-model rancangan sistem pembelajaran (ISD) tradisional, aplikasi teori belajar, pengaruh teknologi baru pada proses racangan. Salah satu yang penting ialah perlunya teori yang menghubungkan klasifikasi belajar & pemilihan media. Kecenderungan ini merupakan reaksi pada isu-isu rancangan dan mempengaruhi landasan rancangan pembelajaran.

Terlepas dari orientasi filosofis maupun teoritis seseorang, semua perancang pembelajaran dipengaruhi oleh teknilogi yang berkembang pesat dan memberikan arah baru untuk penyampaian pembelajaran (instructional delivery), maupun sebagai sarana mengotomatiskan langkah-langkah dalam proses perancangan itu sendiri, sebagai alternative penyebaran.

 

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Ranah rancangan pembelajaran adalah suatu kompleks yang mengatur proses penspesifikasian kondisi belajar. Yang mempunyai tujuan untuk menciptakan strategi dan produk. Misalnya program dan kurikulum. Ranah rancangan pembelajaran mempunyai 4 ruang lingkup meliputi :

  1. Rancangan sistem pembelajaran (Instructional Systems Design)
  2. Rancangan pesan (Message Design)
  3. Strategi pembelajaran (Instructional Strategies)
  4. Karakteristik pebelajar (Learner Characteristics)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Dwiyogo, Dr. wasis (2001) Teknologi Pembelajaran. UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: